Bagi pemilik akun AdSense sudah sepatutnya untuk membaca, memahami dan mematuhi kebijakan program Google AdSense supaya blog dan juga akun AdSensenya aman dari banned.
Tapi terkadang entah karena kurang teliti atau apa banyak blogger yang melakukan tindakan melanggar kebijakan program Google AdSense sehingga blog atau situsnya dibanned.
Masih beruntung kalau hanya blognya yang dibanned, kalau sampai akunnya yang dibanned, habislah sudah…
Sebenarnya banyak sekali pelanggaran-pelanggaran yang bisa menyebabkan blog dibanned AdSense, tapi dari pengalaman saya menjalankan jasa JV AdSenseselama lebih dari 2 tahun, setidaknya ada 3 jenis pelanggaran yang paling sering terjadi.
1. Salah memberi label iklan
Pelanggaran pertama adalah karena kesalahan dalam memberi label iklan. Label iklan adalah judul iklan yang biasanya diletakan di atas iklan.
Contohnya seperti ini :
Google AdSense hanya mengizinkan untuk menggunakan label/judul dengan tulisan “Iklan” dan “Pesan Sponsor“. Selain label tersebut tidak diizinkan, khususnya label yang dapat menyesatkan pengunjung, misalnya menyuruh pengunjung untuk mengklik iklan.
Contohnya seperti ini :
Pelanggaran ini bisa juga terjadi karena ketidaksengajaan. Misalnya sobat memasang iklan di dekat sebuah tulisan yang menyerupai judul.
Untuk menghindari pelanggaran ini :
- Pastikan hanya menggunakan label “Iklan” dan “Pesan Sponsor“
- Atau lebih baik untuk tidak memasang label iklan sama sekali
- Jangan memasang iklan di dekat tulisan yang menyerupai judul.

0 Response to "3 Penyebab Blog Dibanned AdSense Paling Sering Terjadi"
Posting Komentar